Dua Hal Yang Kita Cari : Mendapatkan, Menikmati.
Untuk mengusir kebosanan
profesor menawarkan sesuatu pada Kabayan,
“Hai Saudara, bagaimana kalau kita main tebak-tebakan?”
Kabayan diam saja sambil menatap pemandangan di luar jendela kereta 
Hal ini membuat Profesor menjadi gusar. Katanya, “Saudara, ayo kita main tebak-tebakan!
Aku akan mengajukan pertanyaan untuk kau tebak. Kalau kau tak bisa menjawabnya, kau harus membayarku Rp.5.000,- Tetapi kalau kau bisa menjawabnya, aku bayar kau Rp. 50.000.
Kabayan mulai tertarik dengan tawaran itu.
Profesor melanjutkan, “Kemudian, kau ajukan pertanyaan padaku. Kalau aku bisa menjawabnya, cukup kau bayar aku Rp. 5.000,- Tapi kalau aku tak bisa menjawabnya, aku bayar kau Rp. 50.000,- Bagaimana?”
Mata Kabayan berbinar-binar. Katanya, “Baik kalau begitu. Sekarang ajukan pertanyaanmu.”
“Ok,”sahut profesor dengan cepat. “Pertanyaanku, berapa jarak yang tepat antara bumi dan bulan?”
Kabayan tersenyum karena tak tahu apa jawabannya. Ia langsung merogoh sakunya dan menyerahkan Rp. 5.000,- pada profesor. Dengan gembira Profesor menerima uang itu, “Nah, sekarang giliranmu.”
Kabayan berpikir sejenak, lalu bertanya, “Binatang apa yang sewaktu mendaki gunung berkaki dua. Tapi sewaktu turun gunung berkaki empat?”
Profesor lalu berpikir keras mencari jawabannya
Ia melakukan coret-coretan perhitungan dengan kalkulatornya. Kemudian ia mengeluarkan laptop, menghubungkannya dengan internet dan melakukan pencarian di berbagai situs ensiklopedi. Beberapa lama, professor itu mencoba. Akhirnya ia menyerah.
Sambil bersungut-sungut ia memberi uang Rp. 50.000,- pada Kabayan yang menerimanya dengan hati senang 
“Hai, tunggu dulu!” profesor itu berteriak. “Aku tidak terima. Apa jawaban atas pertanyaanmu tadi?”
Si Kabayan tersenyum pada profesor. Dengan santai ia merogoh saku celananya dan menyerahkan Rp.5.000,- pada profesor.
Jangan menganggap orang lain tidak tahu apa yang kita ketahui, karena seringkali di balik ketidaktahuannya mereka mengetahui apa yang tidak kita ketahui.
[2:201] Dan di antara mereka ada orang yang bendo’a: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka”.
2. Doa Kesuciah Hati
[59:10] Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshor), mereka berdoa: “Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb kami, Sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.”
3. Doa Agar Keluarga Terasa Sejuk
[25:74] Dan orang orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.
Karena kondisi dan teknologi yang berbeda di setiap jaman, sulit menentukan pembalap terbaik sepanjang masa. Menyusul kemenangan di Indianapolis, Valentino Rossi bisa jadi adalah orang yang dimaksud.
Komentar tersebut tak keluar dari sembarang orang. Adalah mantan juara dunia lima kali, Mick Doohan yang melontarkan pernyataan sekaligus sanjungan setinggi langit tersebut.
“Orang sering bertanya siapa pembalap terbaik sepanjang masa? Itu hal yang sulit untuk dijawab karena di setiap jaman punya perbedaan. Dengan begitu, Valentino mungkin sama baiknya dengan pembalap terbaik yang pernah ada, kalau bukan yang terbaik,” ungkap Doohan di TheAge.
Menyusul kemenangan di Indianapolis akhir pekan lalu, Rossi kini tercatat sebagai pembalap yang paling sering memenangi balapan di kelas utama dengan total 69 kemenangan didapat - mengalahkan rekor sebelumnya milik Giacomo Agostini yang punya 68 kemenangan.
Hal lain yang membuat Doohan yakin kalau The Doctor adalah pembalap terbaik adalah fakta bahwa rider Italia itu masih punya masa depan yang panjang di kelas MotoGP. Itu berarti akan ada lebih banyak gelar yang akan didapat dan lebih banyak rekor untuk terus diukir. Catat pula kalau Rossi kini tinggal selangkah lagi menuju titel juara dunianya yang kedelapan.
“Untuk memenangi begitu banyak balapan yang sudah dia dapat dalam kurang dari sembilan musim menunjukkan betapa konsistennya dia. Dan itu adalah kekuatannya, di samping skill-nya. Saya yakin dia akan menjalani banyak balapan lagi, jika dia tetap dalam kondisi fit,” pungkas pria berpaspor Australia itu. (din/roz)
Mengapa THR itu hak karyawan ….
Sambil menunggu THR…, berikut sekilas tentang asal muasal THR.
Mengapa THR menjadi hak karyawan?
Misalkan Gaji per-bulan :Rp. 5 Juta
Maka Gaji per-minggu :Rp. 1,25 Juta.
(Sebulan ada 4 Minggu, sehingga 5 Juta dibagi 4 = 1.25 juta)
Dalam setahun ada 52 minggu.
Gaji 1 tahun = Gaji 52 minggu = 52 x 1,25 juta = Rp. 65.000.000
Gaji 1 tahun = 12 bulan x 5 Juta = Rp. 60.000.000
———— ——— ——— ——— ——— ——— ———
——— ——— ——— —
Selisih = Rp 5.000.000
Ternyata ada selisih Rp. 5.000.000,- Inilah yang disebut THR atau gaji
ke-13.
Makanya, jangan ge-er dulu bila memperoleh THR…, itu memang uang kita
sendiri
Gaji anda berapa coba hitung benar atau tidak ???
Ada tips untuk mengetahui apakah alat kecantikan seperti bedak, lipstik dll yang anda gunakan itu mengandung zat zahat (mercury) atau tidak.
Ambil sample (serbuk) alat kecantikan tersebut, lalu taruh di balik/punggung tangan, kemudian ambil cincin emas dan gosokan pada serbuk kecantikan terseut. Lihat apakah ada efek berwarna hitam, baik di punggung tangan maupun di cincin tersebut. Jika ya, artinya berbahaya (mengandung mercury), dan jika sebaliknya berarti alat kecantikan Anda aman. Thanks.